Maria Elisa Hospita
12 Desember 2019•Update: 12 Desember 2019
Sibel Morrow
ANKARA
Pakta antara Turki dan Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA) yang menetapkan batas-batas maritim Mediterania Timur kedua negara tersebut resmi berlaku mulai 8 Desember 2019.
Keputusan itu diterbitkan dalam Berita Resmi Negara Turki pada Kamis pagi.
Pakta tersebut ditandatangani pada 27 November dan disahkan oleh parlemen Turki pada 5 Desember.
Memorandum yang menentukan yurisdiksi laut Turki-Libya itu bertujuan melindungi hak-hak kedua negara dan menolak aktivitas sepihak dan ilegal oleh negara-negara dan perusahaan internasional lainnya.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, wilayah Mediterania diperkirakan menyimpan jutaan barel minyak dan triliunan meter kubik gas alam senilai ratusan miliar dolar.
Turki melanjutkan operasi pengeboran di wilayah tersebut di bawah perlindungan angkatan lautnya.