Marıa Elısa Hospıta
30 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
Peter Kenny
JENEWA
Panel Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan berkumpul kembali pada Kamis untuk membahas wabah virus korona dari Kota Wuhan, China.
Pengumuman itu dirilis sepulangnya Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dari China.
Tedros mengatakan jumlah kematian di China akibat wabah virus korona telah meningkat menjadi 132 jiwa dan 5.997 kasus dikonfirmasi di China.
"WHO memantau penyakit ini, setiap saat setiap hari. Ada potensi wabah yang jauh lebih besar," kata dia.
Pemerintah China membangun rumah sakit yang dapat mengakomodasi 1.000 pasien yang terjangkit coronavirus.
Pimpinan WHO itu mengatakan “sangat terkesan” dengan kesigapan China dalam menangani wabah tersebut.
Menurut Tedros, sumber penyakit itu masih belum jelas dan dia akan mengumpulkan Komite Darurat WHO untuk meninjau situasi.
"Penyebaran penyakit di beberapa negara membuat kami khawatir," tambah dia.
Dr. Michael Ryan, direktur eksekutif WHO untuk Program Keadaan Darurat, mengungkapkan 71 kasus telah dilaporkan di 51 negara selain China.
Selama pertemuan itu, Panel Darurat akan memberi rekomendasi kepada Tedros mengenai penanganan wabah itu.
Pertemuan itu rencananya akan dimulai pukul 01.30 waktu setempat (1230GMT).