Andrew John Roesgen
26 Agustus 2021•Update: 26 Agustus 2021
Andy Roesgen
CHICAGO
PBB mengatakan pada Rabu bahwa ada kebutuhan kritis dan esensial untuk Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul tetap berfungsi penuh agar bantuan mengalir setelah penarikan Amerika Serikat.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan bahwa bandara harus tetap terbuka agar komoditas dan personel terus mengalir masuk dan keluar dari Afghanistan.
"Kami bisa, jelas, membawa beberapa komoditas melalui operasi lintas batas, tetapi tak perlu dikatakan bahwa konvoi truk dalam keadaan seperti ini mahal dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke tempat yang harus dituju," ungkap dia.
Beberapa hari setelah Taliban menyerbu negara itu awal bulan ini dan mengambil alih perimeter bandara, PBB mengumumkan komitmennya untuk tinggal dan memberikan bantuan kepada jutaan orang yang membutuhkan di negara itu.
"Sementara situasinya sangat kompleks, badan-badan kemanusiaan berkomitmen untuk mendukung orang-orang yang rentan di Afghanistan yang membutuhkan kita lebih dari sebelumnya," kata PBB.
Dujarric menegaskan kembali bahwa untuk memiliki bandara yang berfungsi di Kabul yang dapat menangani pesawat besar dan pesawat kargo, sangat penting memiliki lapangan udara lain yang beroperasi di bagian lain negara ini.