Hayati Nupus
07 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Serangan udara rezim Suriah dan sekutu berlanjut di barat laut Suriah setelah gencatan senjata tiga hari, ujar PBB pada Selasa.
“Pertempuran berkobar lagi, termasuk serangan udara ke utara Hama, selatan Idlib dan barat Aleppo,” kata juru bicara Stephane Dujarric kepada wartawan.
“Kami menegaskan kembali kepedulian mendalam kami kepada warga sipil di Idlib dan wilayah sekitarnya.”
Empat warga sipil tewas dalam serangan rezim di Provinsi Idlib, barat laut Suriah, ujar kelompok pertahanan sipil White Helmets.
Serangan itu menargetkan Kota Khan Sheikhoun dan Maarat Al-Numan di zona de-eskalasi Idlib dan Kota Kafr Zita, Latamneh dan Murak, Provinsi Hama.
Lebih dari 500 warga sipil tewas dan sekitar 400.000 lainnya mengungsi dalam tiga bulan sejak pasukan rezim berupaya merebut kembali wilayah yang dikuasai pemberontak di utara Suriah, menurut PBB.
September lalu Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun rezim Suriah dan sekutu-sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan gencatan senjata, dengan meluncurkan serangan di dalam zona de-eskalasi.
Saat ini zona de-eskalasi dihuni oleh 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang dari seluruh negara yang lelah perang.
*Betul Yuruk berkontribusi pada laporan ini dari PBB di New York