Maria Elisa Hospita
15 Desember 2017•Update: 15 Desember 2017
MAARIB, Yaman
Situs media sosial di Yaman akhirnya dapat diakses kembali oleh publik pada Kamis setelah diblokir selama satu pekan oleh kelompok pemberontak Houthi yang berbasis di Sanaa.
Houthi yang menguasai Kementerian Komunikasi di Sanaa, mulai memblokir beberapa situs dan aplikasi ponsel sejak Rabu lalu tanpa memberikan alasan yang jelas.
Situs dan aplikasi yang diblokir di antaranya Facebook, Twitter, Instagram, dan Whatsapp.
Pemblokiran selama sepekan juga berlaku untuk situs Kongres Rakyat Umum, mantan sekutu Houthi, yang dipimpin oleh mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, yang dibunuh pekan lalu.
Houthi masih menguasai ibu kota Yaman, beserta beberapa bagian wilayah lainnya.
Saat ini, Houthi tengah berperang melawan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan koalisi Arab pimpinan Saudi.