Rıskı Ramadhan
08 Februari 2018•Update: 09 Februari 2018
Sinan Uslu,Enes Kaplan
ANKARA
Presiden Turki dan Rusia pada Kamis sepakat untuk mengadakan pertemuan trilateral dengan Iran mengenai Suriah di Istanbul, menurut sumber kepresidenan Turki.
Sejauh ini belum ada informasi mengenai kapan akan diadakannya pertemuan tersebut.
Melalui telepon, Recep Tayyip Erdogan dan Vladimir Putin membahas Suriah, terutama Afrin dan Idlib, kata sumber yang tak ingin disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media.
Erdogan juga memberikan informasi mengenai Operasi Ranting Zaitun yang diluncurkan untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah pada 20 Januari lalu.
Kedua pemimpin sepakat untuk mempercepat pembentukan titik pengamatan baru di zona de-eskalasi Idlib.
Idlib yang berada di utara Suriah dan dekat dengan perbatasan Turki dinyatakan sebagai zona de-eskalasi, menurut sebuah kesepakatan gencatan senjata yang dicapai tahun lalu di Astana, ibu kota Kazakhstan.
Namun, rezim Suriah telah berulang kali melanggar kesepakatan tersebut dan terus menargetkan daerah pemukiman di zona yang dikuasai oleh oposisi seperti Idlib.
Erdogan dan Putin juga membicarakan situasi kemanusiaan di Ghouta Timur, mereka menegaskan tekad untuk bekerja sama dalam hal-hal yang berkaitan dengan Suriah, tambah sumber tersebut.
Pada 22 November, Erdogan, Putin dan Presiden Iran Hassan Rouhani bertemu di kota Sochi, Rusia, untuk membahas kemajuan yang dicapai dalam perundingan damai Astana dan perubahan pada zona de-eskalasi di seluruh Suriah.