Rhany Chairunissa Rufinaldo
17 Maret 2020•Update: 18 Maret 2020
Omer Ensar
EDIRNE, Turki
Pencari suaka di perbatasan Turki dan Yunani pada Senin menggelar aksi protes untuk mendesak Athena membuka jalan yang aman bagi mereka menuju wilayah Eropa.
Sambil menunggu di Provinsi Edirne, Turki barat laut, para pencari suaka membawa spanduk bertuliskan "Kami adalah manusia" dan "Kami membutuhkan bantuan" di dekat gerbang perbatasan Kastanies, Yunani.
Selama dua minggu sejak para pencari suaka mencapai perbatasan, hampir 2.500 orang terluka akibat serangan penjaga perbatasan Yunani yang menggunakan kekuatan dan kekerasan berlebihan.
Bulan lalu, Turki membuka perbatasannya bagi para pencari suaka yang hendak menuju Eropa, menuding Uni Eropa gagal menepati janji berdasarkan kesepakatan migran 2016.
Ankara juga memperingatkan bahwa karena serangan yang tak henti-hentinya terhadap warga sipil di Idlib, Suriah, satu juta pengungsi bergerak menuju perbatasan Turki.
Menampung 3,7 juta migran Suriah, terbanyak di dunia, Turki mengatakan tidak mampu lagi menampung lebih banyak pengungsi.