Surya Fachrizal Aprianus
07 Juli 2018•Update: 08 Juli 2018
Anees Suheil Barghouti
YERUSALEM
Pengadilan Israel pada Jumat memerintahkan pembebasan bersyarat untuk ikon perlawanan Palestina, Raed Salah.
"Keputusan itu dibuat pada sidang yang diadakan hari ini (Jumat) di pengadilan Israel di Haifa," kata pengacara Khaled Zbarqa kepada Anadolu Agency.
"Ini adalah kedua kalinya dalam 24 jam terakhir pengadilan mengadakan sidang [dalam kasus Salah]," kata Zabrqa.
"Pada Kamis, pengadilan menyetujui pembebasan bersyarat untuk Salah, tetapi langkah itu ditunda setelah jaksa penuntut umum menentang keputusan itu," tambahnya.
Menurut putusan itu, Salah akan menjadi tahanan rumah di Kafr Kanna, sebuah kota Arab di wilayah utara jajahan Israel.
Pengacara menjelaskan, Salah akan menghadapi pembatasan tambahan, termasuk larangan berkomunikasi dengan publik atau media.
Pada bulan Maret, pengadilan menyetujui pembebasan bersyarat untuk Salah. Tetapi keputusan itu dibatalkan karena penolakan dari pihak kejaksaan.
Di antara syarat pembebasan Salah adalah larangan pulang ke kampung halamannya di Umm al-Fahm di utara dan batasan-batasan kegiatan Salah.
Musim panas lalu, polisi Israel menangkap Salah, pemimpin Gerakan Islam di Israel, sebelum menghukumnya atas tuduhan "menghasut aksi kekerasan”.
Pada Februari, pengadilan di kota selatan Beersheba juga memvonis ikon perlawanan terkemuka itu dengan tahanan isolasi selama enam bulan lebih.