Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Februari 2019•Update: 11 Februari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Australia dan Perancis pada Senin menandatangani perjanjian kemitraan strategis untuk produksi bersama armada kapal selam baru angkatan laut Australia, lansir The Sydney Morning Herald.
Produksi 12 kapal selam kelas Attack oleh pembuat kapal Prancis Naval Group itu akan menelan biaya sebesar AUD50 miliar (RP497,6 triliun).
Tawaran untuk proyek ini sebelumnya diumumkan pada 2016.
Media lokal melaporkan konstruksi kapal selam, yang disebut paling unggul di kawasan, telah dimulai.
Kapal selam kelas Attacj pertama akan diberi nama HMAS Attack dan akan dikirim pada awal 2030-an, surat kabar itu mengutip pernyataan bersama oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Menteri Pertahanan Christopher Pyne.
"Penandatanganan perjanjian itu adalah momen yang menentukan bagi negara," ungkap pernyataan itu.
"Kapal selam itu akan membantu melindungi keamanan dan kemakmuran Australia selama beberapa dekade mendatang dan juga memperdalam hubungan pertahanan antara Australia dan Perancis," katanya.
Sebelum menerima tawaran Perancis, Australia menolak tawaran dari Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries Jepang serta serta ThyssenKrupp AG Jerman.