Nani Afrida
31 Desember 2018•Update: 01 Januari 2019
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dijadwalkan akan melakukan kunjungan resmi dua hari ke Turki, kata pejabat Pakistan.
Ini adalah kunjungan Khan pertama ke Turki setelah dilantik Agustus, dan Khan berkunjung atas undangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Khan akan ke Turki pada Rabu dengan didampingi sejumlah menteri termasuk oleh Menteri Luar Negeri Makhdoom Shah Mahmood Qureshi, Menteri Perencanaan Makhdoom Khusro Bakhtiar, dan penasihat Abdul Razak Dawood, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Muhammad Faisal kepada Anadolu Agency.
Selama kunjungan, Khan akan bertemu Erdogan untuk membahas seluruh spektrum hubungan bilateral antara kedua negara, serta pertukaran pandangan tentang perkembangan regional dan internasional, kata juru bicara perdana menteri.
Khan juga akan membahas forum bisnis dan mengadakan beberapa pertemuan dengan pengusaha Turki dan investor potensial di Ankara.
“Pakistan dan Turki menikmati ikatan bersejarah tak tertandingi berdasarkan warisan agama dan budaya bersama yang berabad-abad lalu. Kedua negara memiliki hubungan politik, ekonomi, pertahanan, budaya, dan orang-ke-orang yang luar biasa, yang terus tumbuh dari kekuatan ke kekuatan setiap tahun,” tambah juru bicara kementerian.
Kunjungan Khan akan memperkuat ikatan bersejarah antara pemerintah dan orang-orang dari "kedua negara yang bersaudara," dan juga membantu mengeksplorasi bidang-bidang kerja sama baru dan kolaborasi bilateral, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan dan hubungan komersial, tambahnya.
Khan dan Erdogan juga diharapkan juga membahas proses perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung.
Pada 17 Desember lalu, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu berkunjung ke Pakistan dan mengundang PM Pakistan mengunjungi Turki.
Khan juga menyampaikan undangan pada Erdogan dan kabinetnya untuk mengunjungi Pakistan.