Nani Afrida
31 Desember 2018•Update: 01 Januari 2019
Ahmad Adil
CHANDIGARH, India
Perdana Menteri India pada Minggu mengumumkan penggantian nama tiga pulau yang terletak di Teluk Benggala.
Tiga pulau - Pulau Ross, Pulau Neil, dan Pulau Havelock - akan berganti nama menjadi Pulau Netaji Subhash Chandra Bose Dweep, Pulau Shaheed Dweep, dan Pulau Swaraj Dweep, kata Narendra Modi dalam kunjungannya ke Port Blair, ibu kota pulau itu.
Nama-nama beberapa kota di India baru-baru ini juga telah diubah, sebagian besar di kawasan yang dimenangkan oleh partai Moda yaitu Partai Nasionalis Hindu, Bharatiya Janata (BJP).
Pada Oktober, pemerintah Uttar Pradesh, diperintah oleh anggota BJP, menganti nama distrik Allahabad (dinamai oleh penguasa era Mughal abad ke-16) menjadi Prayagraj.
Beberapa orang, termasuk politisi, mempertanyakan langkah penggantian nama kota.
"Pada saat negara kita menyaksikan meningkatnya tekanan agraria dan pengangguran, dan wanita tua masih hidup tanpa atap di atas kepala mereka, penggantian nama tampaknya hanya tipu muslihat untuk membelokkan perhatian dari masalah nyata," kata mantan Kepala Menteri Jammu dan Kashmir Mehbooba Mufti.
“Saya gagal memahami tujuan apa yang akan dicapai. Apakah ini akan membantu mengurangi kemiskinan atau mengatasi inflasi? Sebaliknya, upaya dilakukan justru untuk mengubah sejarah. "