Maria Elisa Hospita
02 Februari 2021•Update: 03 Februari 2021
Jeyhun Aliyev
ANKARA
Perdana menteri Qatar dan rekan sejawatnya dari Kuwait membahas perkembangan regional dan internasional melalui telepon.
Menurut kantor berita Qatar, PM Khalid bin Khalifa bin Abdulaziz Al Thani berbicara dengan PM Sabah Al-Khalid Al-Sabah, dan meninjau hubungan bilateral dan persaudaraan kedua negara yang kuat.
Mereka mendiskusikan sarana untuk mempromosikan dan mengembangkan hubungan Qatar-Kuwait.
Kuwait telah memainkan peran mediasi yang sukses dalam krisis Teluk.
Pada 5 Januari, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dengan Qatar selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk, yang mengakhiri perseteruan lebih dari tiga tahun.
Keempat negara tersebut memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada 2017, menuduh Doha mendukung terorisme.
Qatar membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa blokade darat, laut dan udara adalah upaya untuk melanggar kedaulatannya.