Sibel Ugurlu
13 Januari 2018•Update: 14 Januari 2018
Sibel Ugurlu
ANKARA
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim memperingatkan bahwa serangan rezim Bashar al-Assad di Idlib di Suriah akan memicu gelombang migrasi dan penderitaan baru, Jumat.
Kepada awak media di Ankara, Yildirim menegaskan bahwa Turki, Rusia dan Iran yang merupakan tiga negara penjamin dalam perundingan damai yang sedang berlangsung, telah mengambil inisiatif untuk mencegah hasil yang lebih buruk di Suriah.
"Serangan [rezim Assad] yang diintensifkan di Idlib akan memicu gelombang migrasi dan menyebabkan penderitaan baru," kata Yildirim.
Suriah dirundung perang saudara sejak 2011. Menurut PBB, konfik tersebut telah mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi.