Pizaro Gozali
31 Desember 2017•Update: 01 Januari 2018
Mehmet Nuri Ucar
RAMALLAH, Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas Sabtu malam berbicara melalui telepon dengan Fawzi al-Junaidi, yang menjadi simbol protes atas pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Kantor berita WAFA Palestina melaporkan Abbas mengucapkan selamat kepada Al-Junaidi yang ditahan pasukan Israel karena pendiriannya.
Remaja berusia 16 tahun itu ditangkap pada 7 Desember, di kota Hebron, Tepi Barat (Al-Khalil) setelah diseret ke tanah dan kedua matanya ditutup oleh tentara Israel.
Al-Junaidi dikembalikan kepada keluarganya pada Rabu malam.
Foto Al Junaidi yang ditutup matanya dengan cepat menjadi simbol demonstrasi berkelanjutan di Palestina yang dipicu keputusan Presiden AS Donald Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Pengadilan militer Israel pada Rabu memutuskan membebaskan Al-Junaidi dengan uang jaminan 10.000 shekel Israel atau setara dengan 2.860 USD setelah jaksa mengajukan banding, kata pengacara Arwa Hilehel kepada Anadolu Agency.
Al Junaidi akan hadir kembali di pengadilan militer Israel pada 14 Januari.