Pizaro Gozali
31 Desember 2017•Update: 01 Januari 2018
Adham Kako dan Levent Tok
GHOUTA TIMUR, Suriah
Sedikitnya 15 warga sipil tewas oleh serangan rezim Bashar al-Assad di Ghouta timur, Suriah, Sabtu, menurut sumber White Helmets.
White Helmets mengatakan pasukan Assad mulai mengintensifkan serangan artileri dan udara pada Sabtu dini hari di daerah zona de-eskalasi tersebut.
Tiga orang meninggal di desa Otaya, sementara sembilan lainnya terbunuh di Haresta; tiga warga sipil juga tewas di daerah Kafar Batna, Misraba dan Nash Shabia, ujar sumber tersebut yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media.
Sebanyak 53 serangan udara dilakukan di Haresta pada pagi hari, kata White Helmets.
Pasukan rezim menargetkan daerah Hammuriye, Cisrin, Arbin, Kafar Batna, Misraba dan Beyt Seva dengan artileri berat sementara serangan udara dilakukan di lingkungan Marj, Arbin dan Medyere, ujar White Helmets.
White Helmets membawa korban luka ke rumah sakit.
Pasukan Assad telah mengebom Ghouta Timur sejak 14 November.
Ghouta Timur diblokade rezim sejak Desember 2012.
Atas jaminan Turki, Rusia, dan Iran, Ghouta Timur berada dalam zona de-eskalasi yang melarang tindakan agresi.
Suriah terjerembab dalam perang sipil sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak keras demonstrasi pro-demokrasi.
Sejak saat itu, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut PBB.