Erric Permana
04 April 2018•Update: 05 April 2018
Erric Permana
JAKARTA
Kepastian kedatangan Presiden Vladimir Putin ke Indonesia masih menunggu pelantikan dirinya menjadi presiden Rusia untuk masa jabatan keempat pada Mei mendatang, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Menteri Retno mendapatkan informasi tersebut saat mendampingi Presiden Joko Widodo berbincang dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia yang baru Lyudmila VoroByeva di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
Menteri Retno mengatakan kepastian tanggal kedatangan Putin baru bisa didapatkan setelah bulan Mei.
“Sekilas dibahas. Tapi Presiden Putin baru akan dilantik Mei,” ujar Retno di Kompleks Istana Merdeka usai menghadiri Acara Penyerahan Surat Kepercayaan 11 duta besar negara asing untuk Indonesia.
Tidak hanya berbicara mengenai rencana kedatangan Presiden Rusia, Presiden dan Duta Besar Rusia, menurut Menteri Retno, juga membahas soal kerja sama ekonomi di antara kedua negara.
Presiden berharap angka nilai perdagangan kedua negara bisa ditingkatkan dari yang sebelumnya hanya mencapai USD2,6-3 miliar menjadi USD5 miliar.
“Kita lihat penduduk Rusia 146 juta dan kita 260 juta, maka kombinasinya 400 juta penduduk. Dari segi bilateral trade masih bagus,” jelas Menteri Retno.
Pemerintah Indonesia, kata dia, juga meminta Rusia mendukung Indonesia dalam rangka pengembangan ekonomi dengan Erasian Economic Union.