Muhammad Abdullah Azzam
29 Agustus 2019•Update: 30 Agustus 2019
Serdar Bitmez, Gülşen Topçu
DOHA
Menteri Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammad Al-Attiyah mengatakan negaranya terbuka untuk berdialog tanpa syarat jika negara-negara pemblokade menginginkannya.
Menteri Qatar Al-Attiyah mengangkat isu blokade terhadap negaranya pada konferensi bertema “Keberhasilan Qatar” di ibu kota Qatar, Doha.
Al-Attiyah mengungkapkan bahwa Qatar mampu mengatasi masalah blokade. Qatar kini masuk dalam tahap pembangunandan memperluas hubungan luar negeri.
Dia mengatakan Qatar sedang berupaya mencapai status mandiri di setiap bidang.
Menteri Qatar itu mengatakan negaranya akan terus mengembangkan diri dalam bidang industri pertahanan untuk menghadapi segala potensi bahaya dari perkembangan terbaru di kawasan.
Hubungan antara Qatar dengan UEA memanas sejak Juni 2017, ketika Arab Saudi, Mesir, UEA, dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Doha, dan menuduhnya mendukung terorisme.
Keempat negara mengancam Qatar dengan sanksi-sanksi tambahan jika mereka gagal memenuhi daftar permintaan mereka, termasuk menutup Al-Jazeera.
Qatar, meski begitu, menolak tunduk pada permintaan itu, menyangkal tuduhan tersebut dan mendeskripsikan embargo yang dipimpin Saudi ini sebagai "pelanggaran atas kedaulatan nasional" mereka.