Muhammad Abdullah Azzam
27 Februari 2018•Update: 28 Februari 2018
Ahmed al-Masri, Zeynep Hilal Karyağdı
DOHA
Sebuah Lembaga Kemanusiaan asal Qatar dilaporkan telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban serangan rezim Bashar al Assad di Ghouta Timur, Suriah.
Menurut pernyataan tertulis dari lembaga kemanusian tersebut, meski harus berhadapan dengan berbagai kesulitan dalam proses pendistribusian, bantuan kemanusiaan tersebut telah sampai ke warga Suriah yang terkena dampak serangan rezim Assad di Ghouta Timur.
Lembaga tersebut merupakan salah satu institusi pertama yang memberikan bantuan darurat ke Ghouta Timur, dengan jumlah bantuan kemanusiaan sebesar 2,2 juta Riyal Qatar (sekitar USD 602.000).
Bantuan kemanusiaan tersebut mencakup berbagai jenis kebutuhan seperti paket makanan, perlengkapan medis, ambulans, selimut, dan lain-lain.
Bantuan tersebut disesuaikan terhadap kebutuhan penduduk di wilayah Ghouta Timur, mengingat rezim Assad higga kini masih terus membombardir daerah tersebut.
Ghouta Timur yang terletak di Damaskus merupakan salah satu area yang terus mengalami kekerasan setelah dikepung selama lima tahun terakhir.
Kawasan dengan 400.000 penduduk itu juga diblokade sehingga tidak bisa menerima bantuan asing.
Dalam delapan bulan terakhir, pasukan rezim Assad meningkatkan serangan ke Ghouta Timur dan melarang pengiriman makanan serta obat-obatan ke wilayah itu.
Perang sipil di Suriah dimulai ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi. Jutaan lainnya terpaksa melarikan diri dan mengungsi.