Pizaro Gozali
31 Desember 2017•Update: 01 Januari 2018
Kubra Chohan
ANKARA
Rusia dan Turki telah menciptakan kondisi untuk menyelesaikan konflik politik di Suriah, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada Sabtu.
"Dengan kerja sama erat, kita telah berhasil mencegah ancaman teroris menyebar lebih jauh ke Timur Tengah," kata Putin dalam pesan ucapan Tahun Baru kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menurut pernyataan Kremlin.
Menurut pernyataan tersebut, Rusia dan Turki tidak hanya berhasil membawa hubungan bilateral kembali ke jalurnya, namun juga mencapai kemajuan substansial dalam meningkatkan kerja sama bilateral di banyak wilayah.
"Selain itu, Vladimir Putin menegaskan ketertarikannya untuk terus berdialog konstruktif dan proaktif dalam agenda bilateral, regional, dan internasional," pernyataan tersebut menambahkan.
Suriah terjerembab dalam perang sipil sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak keras demonstrasi pro demokrasi.
Sejak saat itu, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut PBB.