Nani Afrida
30 Juni 2019•Update: 02 Juli 2019
Bilal Acar
ANKARA
Pasukan rezim Suriah pada Sabtu menyerang area yang terletak di dekat pos pengamatan Turki di Idlib, Suriah barat laut, kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki.
Pasukan rezim Bashar al-Assad menyerang pos pengamatan ke-10 di wilayah Zawiya dengan artileri, kata kementerian itu.
Kementerian melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa atau kerusakan materi.
Ia menambahkan bahwa penyerangan itu sudah berakhir dan Turki dengan cermat mengikuti situasi di wilayah tersebut.
Itu adalah serangan ketujuh di dekat pos pengamatan Turki.
Serangan yang sama sudah dilakukan rezim pada 29 April, 4, 12, 31, 8 Juni dan 27 Juni.
Meskipun Turki dan Rusia telah sepakat untuk menghentikan tindakan agresi dan mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, rezim Suriah secara konsisten melanggar gencatan senjata, melakukan serangan yang sering di dalam zona de-eskalasi.
Militer Turki mendirikan 12 pos pengamatan di zona de-eskalasi Idlib setelah perundingan damai terjadi sembilan kali.
Sebagai negara penjamin untuk Damaskus, Moskow bertanggung jawab untuk mencegah serangan oleh rezim Assad dan kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran, yang telah berulang kali melanggar perjanjian Sochi tahun lalu antara Turki dan Rusia.
Suriah baru saja mulai bangkit dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011, ketika rezim Assad menindak demonstran dengan kekerasan yang luar biasa.