Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Mei 2019•Update: 16 Mei 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Penasihat presiden Rusia Yury Ushakov pada Selasa mengatakan Implementasi kesepakatan pengiriman sistem pertahanan udara S-400 Rusia ke Turki berjalan lancar meskipun ada tekanan dari Amerika Serikat.
Berbicara pada konferensi pers di kota Sochi, Ushakov mengatakan Moskow menyadari upaya AS dalam membujuk Turki untuk menunda kesepakatan.
"Apa yang dituntut Amerika, kita tahu. Tetapi implementasi dari perjanjian, yang dicapai beberapa bulan lalu, sedang berjalan lancar," ujar dia.
Ushakov menuturkan bahwa selama pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyarankan agar presiden kedua negara bertemu di sela-sela KTT G-20 Osaka pada akhir Juni.
"Secara umum kami menyinggung tentang kemungkinan kontak antara presiden Rusia dan Amerika Serikat, khususnya di sela-sela KTT G20 di Jepang. Kami mengatakan bahwa kami terbuka untuk kontak apa pun dan akan menunggu spesifikasi proposal," tambah dia.
Penasihat presiden memuji interaksi antara Putin dan Pompeo yang membahas situasi di Afghanistan.
"Pada saat yang sama, presiden kami mencatat bahwa resolusi Afghanistan adalah masalah yang agak sulit. Prosesnya sulit dan posisi Taliban bahkan semakin kuat. Di sini kita perlu berinteraksi lebih aktif untuk mencapai keseimbangan kekuatan di negara itu," ungkap dia.
Pompeo tiba di Sochi pada Selasa untuk bertemu dengan rekannya dari Rusia Sergey Lavrov dan berbicara dengan Putin selama 90 menit.