Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Mei 2019•Update: 16 Mei 2019
Mohammed Amin
KHARTOUM, Sudan
Para pemimpin militer Sudan dan kelompok-kelompok oposisi menyetujui masa transisi tiga tahun sebelum pemilihan umum.
Pada konferensi pers Selasa malam di Khartoum, kedua belah pihak juga mengatakan mereka telah sepakat untuk membentuk tiga tingkat pemerintahan, termasuk dewan transisi, kabinet dan parlemen bersama.
Yasir Alatta, seorang petinggi Dewan Transisi Militer, mengatakan mereka telah mengalokasikan hak untuk membentuk kabinet untuk aliansi oposisi.
"Parlemen transisi akan terdiri dari 300 anggota, 67 persen di antaranya akan ditunjuk oleh aliansi Deklarasi Kebebasan dan Pasukan Perubahan dan 33 persen di antaranya akan dinegosiasikan antara kedua belah pihak," ujar Alatta.
Medani Abas Medani, seorang tokoh penting aliansi oposisi, mengatakan bahwa negosiasi akan dilanjutkan pada Rabu untuk membahas rincian pembentukan dewan transisi bersama dan persentase perwakilan kedua belah pihak.
"Kami juga sepakat membentuk komite bersama untuk menyelidiki insiden kekerasan yang terjadi saat unjuk rasa di depan markas tentara pada Senin malam, yang menewaskan delapan orang dan melukai 200 lainnya," tambah Medani.
Kesepakatan soal struktur pemerintahan dicapai setelah pembicaraan antara dewan militer dan aliansi oposisi terhenti selama berhari-hari.