Muhammad Abdullah Azzam
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
MOSKOW
Rusia pada Selasa mengonfirmasi 10.102 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah totalnya menjadi 155.370 kasus.
Jumlah korban meninggal dunia di negara itu naik menjadi 1.451 jiwa, setelah bertambah 95 kematian selama 24 jam terakhir, lapor layanan darurat Rusia.
Total pasien yang pulih mencapai 19.865 orang, sementara 222.500 orang lainnya masih dalam pengawasan medis.
Sejauh ini lebih dari 4,4 juta tes telah dilakukan di negara tersebut guna mendeteksi infeksi Covid-19 pada tahap awal.
Moskow menjadi wilayah yang paling parah dilanda Covid-19, di mana 5.714 kasus baru datang dari kota itu, dan 90 persen pasiennya mereka yang berusia di bawah 65 tahun.
Rusia menutup perbatasannya dengan negara lain dan menangguhkan penerbangan dan kereta internasional untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Beberapa kota, termasuk ibu kota Moskow dan Saint Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia, mengalami karantina wilayah.
Masyarakat hanya dapat berlalu lalang di dalam kota hanya dengan izin digital khusus yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Menurut penuturan Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko, pemerintah akan menerapkan pembatasan sampai ada vaksin untuk virus itu.
Tiga pejabat tinggi Rusia dirawat di rumah sakit minggu lalu akibat virus itu, termasuk Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 187 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 3,58 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian melebihi 251.600 dan lebih dari 1,17 juta dinyatakan sembuh.