Maria Elisa Hospita
24 Juli 2019•Update: 24 Juli 2019
Alex Jensen
SEOUL
Rusia menyesalkan salah satu pesawat tempurnya masuk ke wilayah udara Korea Selatan secara tidak sengaja pekan ini.
Pada Selasa, sebuah pesawat pengintai Rusia A-50 memasuki wilayah udara Korsel dua kali, memicu ratusan tembakan peringatan dari pihak Korsel.
Seoul kemudian mengancam akan mengambil tindakan balasan yang lebih besar jika insiden ini terulang.
Dalam pernyataan tertulisnya, pemerintah Rusia mengakui bahwa itu adalah kesalahan selama latihan udara bersama dengan China.
"Rusia mengatakan Kementerian Pertahanannya akan segera meluncurkan penyelidikan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata juru bicara kantor kepresidenan Korea Selatan Yoon Do-han seperti dilansir oleh Yonhap.
Pejabat itu merujuk pada pesan yang dikirim oleh atase militer Rusia ke Kementerian Pertahanan Korsel.
"Moskow menjelaskan jika pesawat terbang sesuai dengan rute yang sudah direncanakan sebelumnya, insiden ini tidak akan terjadi," tambah Yoon.