Muhammad Abdullah Azzam
28 Januari 2019•Update: 28 Januari 2019
Mohamad Misto, Levent Tok
ANKARA
Sekitar 600 tentara tambahan Amerika Serikat (AS) yang dikirim untuk membantu proses penarikan tentara AS telah tiba di Suriah.
Menurut sumber-sumber lokal di Suriah, sekitar 600 tentara tambahan AS Minggu kemarin tiba di pangkalan udara Harab Isk dan Sirrin di timur Sungai Efrat.
Pangkalan AS di daerah Rumailan dan daerah Tal Baidar di kota Hasakah akan digunakan untuk evakuasi alat-alat berat.
Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengkonfirmasi bahwa AS mengirim pasukan tambahan ke Suriah untuk memberikan perlindungan kepada pasukan Amerika lainnya dan peralatan mereka selama proses penarikan diri dari negara itu di bawah arahan Presiden Donald Trump.
Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, mengatakan operasi Inherent Resolve sedang melaksanakan penarikan pasukan secara tertib dari timur laut Suriah.
"Jumlah pasukan akan naik-turun selama proses ini. Karena khawatir akan keamanan operasional, kami tidak akan membahas pergerakan pasukan atau jadwal yang spesifik," kata Robertson dalam sebuah pernyataan melalui email.
Dia mengatakan penarikan pasukan didasarkan pada kondisi operasional di lapangan, termasuk percakapan dengan sekutu dan mitra AS, dan tidak tunduk pada jadwal waktu yang sewenang-wenang.
Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, menolak untuk merinci jumlah pasukan yang dikirim atau tujuan mereka dengan alasan keamanan.
Bulan lalu, Trump tiba-tiba mengumumkan rencananya untuk menarik 2.000 tentara Amerika dari Suriah, mengklaim bahwa koalisi pimpinan-AS telah berhasil mengalahkan kelompok teroris Daesh secara militer.