Rhany Chairunissa Rufinaldo
01 Juli 2019•Update: 01 Juli 2019
Gulsen Topcu
ISTANBUL
Tokoh oposisi Mesir Abdel-Moneim Aboul-Fotouh menderita dua kali serangan jantung di penjara, menurut putranya pada Minggu.
"Ayah saya kemungkinan bisa saja kehilangan nyawanya setiap saat," kata Ahmed Aboul-Fotouh di Twitter.
Dia mengatakan ayahnya menderita serangan jantung sebanyak dua kali dalam waktu kurang dari 24 jam karena kondisi yang keras di penjara Torah Kairo.
Aboul-Fotouh, yang juga kritikus Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi, dipenjara sejak awal 2018 atas tuduhan bergabung dengan kelompok terlarang dan menyebarkan berita palsu.
Penangkapannya terjadi tak lama setelah dia kembali ke Kairo dari London, di mana dia melakukan wawancara dengan televisi Al Jazeera dan mengkritik rezim al-Sisi.
Aboul-Fotouh adalah anggota Ikhwanul Muslimin Mesir sebelum dia keluar untuk mencalonkan diri sebagai kandidat independen dalam pemilihan presiden Mesir 2012.
Pemilu itu kemudian dimenangkan oleh kandidat Ikhwanul Muslimin Mohamed Morsi, tetapi kemudian dia digulingkan dari kekuasaan setelah hanya satu tahun menjabat.
Morsi, presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis, meninggal pada 17 Juni selama persidangan atas tuduhan spionase.