Astudestra Ajengrastrı
27 Juni 2018•Update: 28 Juni 2018
Sinan Uslu
ANKARA
Presiden AS Donald Trump memberi selamat kepada mitranya Recep Tayyip Erdogan atas kesuksesannya memenangi pemilihan umum presidensial dan parlemen pada Minggu melalui sambungan telepon, kata kantor kepresidenan Turki pada Selasa.
Erdogan dan Trump menyatakan kembali komitmen mereka untuk melakukan kerja sama bilateral di bidang pertahanan dan militer, kata sumber tersebut.
Erdogan memenangi suara mayoritas dalam pemilu presiden dengan 52,5 persen suara, sementara rival utamanya, Muharrem Ince, mendapatkan 30,6 persen suara.
Kedua pemimpin negara juga menekankan pentingnya melakukan peta jalan yang sudah disepakati di Kota Manbij yang berada di utara Suriah, dan untuk terus bertarung bersama melawan terorisme.
Peta jalan Manbij diumumkan setelah pertemuan 4 Juni di Washington antara Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.
Kesepakatan ini fokus pada penarikan kelompok teror YPG yang berafiliasi dengan PKK di Manbij dan juga pada stabilitas di wilayah.
Gedung Putih kemudian mengkonfirmasi bahwa Trump mengucapkan selamat kepada Erdogan, berkata bahwa dalam percakapan via telepon tersebut, Trump menekankan kembali "eratnya hubungan antara Amerika Serikat dengan Turki sebagai sekutu NATO dan mitra strategis".
"Presiden Trump dan Presiden Erdogan berkomitmen untuk berusaha menyelesaikan permasalahan dalam hubungan bilateral dan mempererat kerja sama dalam menghadapi tantangan-tantangan strategis bersama," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional melalui pernyataan tertulis.
*Hakan Copur turut melaporkan dari Washington