10 Agustus 2017•Update: 10 Agustus 2017
Halil Demir dan Muhammed Enes Can
ISTANBUL
Kantor jaksa penuntut umum di Istanbul pada Kamis mengeluarkan surat penahanan untuk 35 tersangka terkait dengan jaringan media Organisasi Teroris Fetullah (FETO). 9 dari mereka sudah ditahan, menurut sumber kehakiman.
Para tersangka dituduh menggunakan aplikasi ponsel ByLock yang diduga digunakan anggota FETO pada percobaan kudeta tahun lalu, kata sumber itu yang enggan disebutkan namanya.
Aplikasi ByLock dipercaya telah diretas oleh pihak keamanan Turki, membuka jalan bagi mereka mengidentifikasi ribuan pendukung FETO.
Operasi masih tetap berlangsung untuk menahan tersangka lainnya.
Menurut pemerintahan Turki, gerakan teroris Fetullah Gulen Terrorist Organisation (FETO) dan pemimpinnya yang bermukim di AS, Fetullah Gulen, adalah otak dibalik percobaan kudeta pada 15 Juli 2016, yang menewaskan 250 orang dan melukai 2.200 lainnya.
Ankara juga menuduh FETO menggencarkan kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan Turki melalui penyusupan di berbagai institusi, termasuk militer, polisi dan hukum.