Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 April 2020•Update: 16 April 2020
Said Ibicioglu, Mahmut Geldi
GAZA/BEIRUT, Lebanon
Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) pada Rabu mengirim paket bantuan ke Lebanon dan Palestina untuk memerangi pandemi Covid-19 di seluruh dunia.
Di Jalur Gaza yang diblokade Israel, TIKA membagikan paket perawatan pribadi kepada 2.000 keluarga yang membutuhkan dengan bantuan LSM lokal.
Sejak 2006, Israel telah memberlakukan blokade di Jalur Gaza, tempat di mana hampir dua juta warga Palestina tinggal, menimbulkan kesulitan ekonomi, kesehatan dan pendidikan.
Ada 329 kasus Covid-19 di Palestina, dua di antaranya meninggal dunia.
TIKA juga memberikan bantuan medis, termasuk kacamata, masker, sarung tangan medis dan desinfektan, ke lembaga layanan kesehatan di ibu kota Lebanon, Beirut, dan Kota Saida sebagai bagian dari upaya untuk membendung penyebaran virus korona di negara itu.
Orhan Aydin, koordinator TIKA di Lebanon, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa langkah ini menunjukkan keinginan TIKA untuk membantu upaya Lebanon membendung penyebaran virus di seluruh penjuru negeri.
Menggarisbawahi bahwa Turki mendukung dalam solidaritas untuk Lebanon, Aydin mengatakan kedua negara melanjutkan kerja sama di semua bidang.
Lebanon melaporkan 658 kasus COvid-19, dengan korban tewas mencapai 21 orang.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 2 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian lebih dari 136.000 dan lebih dari 512.000 dinyatakan sembuh.