Merve Gül Aydoğan Ağlarcı
28 Juni 2021•Update: 02 Juli 2021
Staf Anadolu Agency
SANLIURFA, Turki
Turki pada Minggu memperkenalkan program promosi merek "Mesopotamia", yang dibuat untuk mempromosikan potensi pariwisata wilayah Anatolia tenggara kepada dunia.
Berbicara pada acara tersebut, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Nuri Ersoy mengatakan Turki memiliki tanah air terkaya dan paling unik di dunia dengan sejarah, budaya dan struktur geografisnya.
"Kami akan menerapkan investasi pariwisata di setiap provinsi [wilayah] dengan cara yang paling akurat dan sukses, selangkah demi selangkah, dan kami akan memberikan tanah ini identitas baru dalam hal budaya dan pariwisata," kata Ersoy.
Dia mengatakan proyek promosi dan branding berfokus pada pariwisata untuk wilayah Anatolia tenggara, termasuk Provinsi Adiyaman, Batman, Diyarbakir, Gaziantep, Kilis, Mardin, Siirt, Sanliurfa dan Sirnak.
Ersoy mencatat bahwa wilayah tenggara Anatolia mencerminkan keragaman pariwisata Turki.
"Di sembilan provinsi ini, lebih dari TRY18,5 juta (sekitar UST2,1 juta) dari proyek dan bantuan aplikasi diberikan kepada 611 aset budaya tak bergerak, dan sekitar TRY152 juta (sekitar USD17,3 juta) dialokasikan untuk aplikasi lanskap dan infrastruktur."
Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian dan Teknologi, Mustafa Varank.
"Dengan melestarikan warisan budaya dan alam, kami ingin menjadikan Mesopotamia sebagai merek global, mengukirnya di benak masyarakat, dan memastikan lebih banyak orang kunjungi tempat-tempat ini dan kumpulkan kenangan yang tak terlupakan," ungkap Varank.
Dia mengatakan melalui proyek ini, Turki juga ingin meningkatkan pendapatan pariwisata, menciptakan lapangan kerja baru dan mempercepat pembangunan di kawasan.
Sementara itu, Gubernur Sanliurfa Abdullah Erin juga menekankan soal harta karun yang tak terhitung jumlahnya, kekayaan dan aset budaya dan sejarah Mesopotamia.
Erin mengatakan sembilan provinsi di wilayah yang termasuk dalam proyek tersebut dapat memperoleh bagian yang layak dari pertumbuhan ekonomi pariwisata dengan sinergi yang akan mereka ciptakan di bawah merek Mesopotamia.