Dandy Koswaraputra
25 November 2018•Update: 26 November 2018
Faruk Zorlu
ANKARA
Turki pada hari Sabtu menyambut pertukaran tahanan di Suriah, mengatakan pelepasan bersama dan secara simultan para tahanan membangun kepercayaan antara pihak-pihak di negara yang dilanda perang itu.
Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan beberapa orang yang ditahan oleh kelompok oposisi dan rezim itu serentak dibebaskan pada Sabtu.
Pertukaran itu terjadi di distrik Abu al-Zindeen di selatan al-Bab, yang dikendalikan oleh oposisi, dalam lingkup proyek percontohan Kelompok Kerja Astana, kata kementerian itu.
Ini adalah langkah pertama yang penting untuk menerapkan langkah-langkah membangun kepercayaan yang bertujuan untuk dilanjutkan dengan inisiatif baru, kata pernyataan itu.
Menurut kementerian, proyek Pelepasan Tahanan / Penculikan, Penyerahan Jenazah dan Identifikasi Orang Hilang didirikan sebagai bagian dari proses Astana dengan partisipasi Turki, Rusia dan Iran serta PBB.
Suriah baru saja mulai lepas dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga sebelumnya.