Rhany Chairunissa Rufinaldo
07 Agustus 2019•Update: 07 Agustus 2019
Erdogan Cagatay Zontur, Ozcan Yildirim
ANKARA
Juru Bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Omer Celik mengatakan bahwa Turki sedang mengupayakan zona aman dan koridor perdamaian di Suriah, yang akan berkontribusi bagi perdamaian dunia dan regional.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers pada Selasa, Celik menekankan bahwa Turki memiliki kekuatan dan kapasitas untuk membangun zona aman di Suriah utara
"Tidak patut meminta Turki untuk meninggalkan Timur Tengah, sementara negara-negara di dunia tetap di sana," tegas dia.
Hingga saat ini, Ankara dan Washington belum membuat kesepakatan tentang zona aman.
Turki mengharapkan penciptaan zona aman seluas 20 mil (32 kilometer) di Suriah utara dan membersihkan wilayah tersebut dari kelompok teror YPG/PYD.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi.
YPG adalah cabang organisasi teroris PKK di Suriah.
Pada 2017, AS membantu mengubah nama YPG menjadi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) untuk memisahkannya dengan PKK.
Suriah dirundung konflik sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Sejak itu, menurut PBB, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang mengungsi.