Muhammad Abdullah Azzam
18 November 2020•Update: 19 November 2020
Busra Nur Bilgic Cakmak
ANKARA
Uni Eropa pada Selasa mengumumkan pemberian pinjaman kepada anggotanya Lithuania, Yunani, Italia, Spanyol, Latvia, Kroasia, Malta, Slovenia, dan Siprus Yunani untuk mengurangi Risiko Pengangguran dalam situasi Darurat (SURE).
Ursula von der Leyen, presiden Komisi Uni Eropa, menyampaikan pengumuman tersebut secara terpisah di Twitter.
Menurut von der Leyen, Lithuania akan menerima EUR302 juta di bawah program SURE itu.
“Latvia akan menerima pinjaman EUR120 juta di bawah instrumen SURE. Ini akan membantu melindungi dunia pekerjaan selama pandemi dan menopang mata pencaharian negara itu pada masa-masa sulit ini,” ungkap von der Leyen.
“Secara keseluruhan dalam SURE, Latvia akan menerima dukungan keuangan sebesar EUR192 juta,” sebut dia dalam tweet lain.
Italia pada Selasa akan mendapatkan EUR6,5 miliar dari pinjaman SURE, kata von der Leyen, menambahkan negara itu akan segera menerima lebih banyak dana, sementara Spanyol akan menerima EUR4 miliar.
“Dengan senang hati saya umumkan bahwa hari ini Yunani akan menerima pinjaman EUR2 miliar dari instrumen SURE untuk menyelamatkan dunia pekerjaan selama pandemi. Yunani akan segera menerima EUR700 juta lagi,” lanjut von der Leyen.
“Hari ini, Slovenia akan menerima USD200 juta dalam bentuk pinjaman dari instrumen SURE UE, yang membantu mempertahankan dunia pekerjaan selama pandemi,” kata von der Leyen lagi dalam pernyataan terpisah.
Slovenia akan menerima lebih dari EUR1 miliar, imbuh dia.
Lebih lanjut, von der Leyen menambahkan Kroasia akan menerima EUR500 juta pada Selasa dan EUR500 juta lainnya dalam waktu dekat, dan juga Malta EUR120 juta dan EUR124 juta lainnya secara terpisah.
Otoritas Siprus Yunani akan menerima EUR250 juta pada Selasa dengan total EUR479 juta dari program SURE, tukas dia.
Program SURE diaktifkan pada 22 September untuk negara-negara anggota UE guna melindungi ekonomi mereka dari dampak virus korona.