Ukraina: 2.600 warga sipil dievakuasi dari zona perang pada Minggu
Sekitar 2.694 warga Ukraina pindah ke daerah aman melalui koridor kemanusiaan, kata wakil perdana menteri negara itu
Ekip
04 April 2022•Update: 05 April 2022
KYIV, Ukraina
Sebanyak 2.694 warga sipil Ukraina dievakuasi Minggu dari zona perang ke daerah aman melalui koridor kemanusiaan, wakil perdana menteri negara itu mengumumkan.
Irina Vereshchuk mengatakan di Telegram bahwa dalam 24 jam terakhir, 469 warga Mariupol bepergian dengan kendaraan mereka melalui koridor kemanusiaan dari Mariupol dan Berdyansk ke Zaporizhzhia, sementara konvoi bus yang membawa lebih dari 350 orang dari Mariupol dan Berdyansk yang melewati pos pemeriksaan tentara Rusia telah mencapai Zaporizhia.
Dia melaporkan bahwa 1.467 warga sipil dari kota Lisichansk, Severodonetsk, Rubizhne dan Kreminna di wilayah Luhansk dibawa ke zona aman dan 408 warga sipil yang meninggalkan Berdyansk dengan 10 bus mencapai zona tersebut.
Tujuh bus lainnya yang didampingi oleh delegasi dari Komite Internasional Palang Merah tiba di kota Manhush, katanya, seraya menambahkan bahwa negosiasi sedang berlangsung untuk pemindahan bus-bus ini ke Mariupol untuk evakuasi warga sipil.
Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional, dengan Uni Eropa, AS dan Inggris di antara yang lainnya menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.417 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.038 terluka, menurut perkiraan PBB, dengan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,1 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.
Ukraina: 2.600 warga sipil dievakuasi dari zona perang pada Minggu