Hayati Nupus
29 Desember 2018•Update: 29 Desember 2018
Mohamed Majid
GAZA CITY, Palestina
Sudah Jumat ke-40 warga Palestina berkumpul di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel untuk mengambil bagian dalam demonstrasi melawan pendudukan Israel selama puluhan tahun.
Dalam sebuah pernyataan, Otoritas Nasional Gaza untuk Hentikan Pengepungan mendesak warga Gaza untuk turut serta dalam demonstrasi yang sedang berlangsung, melakukan protes hari Jumat di bawah panji, "Kami tidak akan mengabaikan hak kami untuk hidup bermartabat".
Dalam pernyataan terpisah, Abdul-Latif Qanoua, juru bicara Hamas (yang memimpin Gaza sejak 2007), mengatakan: "Warga kami bersikeras untuk mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa selama 40 pekan berturut-turut. Kami akan melanjutkan protes ini sampai tujuan kami tercapai."
Demonstran menuntut hak untuk kembali ke rumah dan desa mereka di Palestina yang bersejarah, di mana mereka diusir pada 1948 demi berdirinya negara baru Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel atas Jalur Gaza, yang telah merusak sumber perekonomian dan menjauhkan 2 juta penduduk dari kebutuhan dasar.
Sejak demonstrasi dimulai pada 30 Maret, lebih dari 250 warga Palestina tewas - dan ribuan lainnya terluka - oleh pasukan Israel yang dikerahkan di dekat zona penyangga.