Megiza Soeharto Asmail
14 Desember 2018•Update: 14 Desember 2018
RAMALLAH, Palestina
Seorang warga Palestina menjadi martir oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki pada Kamis, menurut media Israel.
Pria Palestina itu ditembak mati ketika dia diduga mencoba untuk menabrakkan kendaraannya ke sekelompok pasukan Israel di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki, kata harian Israel Yedioth Ahronoth.
Seorang tentara Israel juga dilaporkan terluka dalam insiden itu.
Pada hari Kamis, dua orang warga Israel tewas dan dua lainnya luka-luka dalam penembakan di dekat kota Ramallah di Tepi Barat dalam insiden yang diduga sebagai pembalasan atas pembunuhan tiga orang Palestina.
Militer Israel mengumumkan kota Ramallah sebagai daerah militer yang tertutup, dan mencegah siapa pun memasuki atau meninggalkan kota.
Ketegangan telah meningkat di wilayah Palestina yang diduduki sejak tahun lalu ketika Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Israel-Palestina, dengan Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur - yang sekarang diduduki oleh Israel - dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.