Muhammad Abdullah Azzam
10 Desember 2020•Update: 10 Desember 2020
Mohamad Misto, Ethem Emre Ozcan
DEIR EZ-ZOR, Suriah
Penduduk Arab di timur Suriah pada Rabu menggelar aksi protes menentang kegiatan kelompok teroris YPG/PKK.
Menurut sumber lokal, sekitar 500 orang berkumpul di pedesaan provinsi Deir ez-Zor untuk memprotes tindakan diskriminasi di antara penduduk setempat, serta kondisi hidup yang buruk, dan korupsi yang merajalela di wilayah tersebut.
Para pengunjuk rasa menuduh kelompok teror tersebut merampas layanan dasar masyarakat seperti air dan komunikasi.
Sebelumnya, sekitar 1.000 orang pada Sabtu berkumpul di pedesaan Deir ez-Zor untuk memprotes kelompok teror, yang menjual ratusan truk minyak setiap hari ke daerah-daerah di bawah kendali rezim Bashar al-Assad.
Kelompok teroris itu sama sekali tidak meninggalkan bahan bakar kepada para penduduk setempat.
Masyarakat meminta kelompok teror itu untuk mengakhiri pendudukan mereka di ladang minyak di wilayah itu.
Deir ez-Zor adalah penghubung utama antara Iran dan Lebanon. Jaringan pipa dan jalur perdagangan dari Irak dan Yordania juga melewati provinsi tersebut.
Berbatasan dengan timur Sungai Efrat, saat ini wilayah itu di bawah kendali organisasi teroris YPG/PKK.
Pasukan rezim Assad merebut bagian tengah dan barat Deir ez-Zor dari tangan teroris Daesh/ISIS pada November 2017 dengan bantuan Rusia dan milisi yang didukung Iran.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.