Ahmet Sertan Usul,Mümin Altaş
02 April 2021•Update: 03 April 2021
ANKARA
Turki telah menjadi jadi negara pahlawan yang kuat dalam sektor kesehatan pada 2021, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus pada Kamis.
Pemimpin WHO itu menambahkan ketika Turki memproduksi vaksin, maka negara itu akan membantu mengatasi "kekurangan vaksin” di dunia.
Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus berbicara di webinar yang membahas Covid-19 dua kali seminggu yang juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Turki Dr. Fahrettin Koca; dan Carl Bildt, mantan perdana menteri Swedia dan baru-baru ini diangkat sebagai Utusan Khusus WHO.
Baik Tedros dan Koca sepakat untuk mengaktifkan produksi vaksin secara global tanpa mempermasalahkan hak kekayaan intelektual.
"Kami yakin bahwa kami akan segera memproduksi vaksin kami sendiri. Yakinlah bahwa seruan Anda kepada negara-negara penghasil vaksin akan ditanggapi dengan tanggapan yang jelas di Turki," kata Koca.
"Vaksin kami pasti akan ditawarkan untuk digunakan oleh seluruh umat manusia. Saat ini, 100 negara tidak memiliki akses terhadap vaksin Covid-19 sehingga vaksin yang akan diproduksi di Turki akan ditawarkan untuk seluruh umat manusia," ujar dia.
Tedros, pada bagiannya mengatakan, "Saya sepenuhnya setuju, produksi lokal sangat penting dan WHO siap membantu negara-negara yang membutuhkan. Saya pikir ke depan, masalah penyebaran vaksin dapat diatasi dengan meningkatkan kapasitas produksi lokal dan regional.
"Dan kami juga telah menyerukan pembebasan hak kekayaan intelektual untuk membantu memperluas kapasitas produksi vaksin secara signifikan," kata kepala WHO itu.
Organisasi Perdagangan Dunia, India dan Afrika Selatan telah menyerukan pengabaian Aturan Perdagangan dan Kekayaan Intelektual (TRIPS) untuk vaksin Covid-19 tetapi belum mencapai keputusan di badan perdagangan dunia.
Tedros dan Koca juga menyampaikan solidaritas mereka dengan petugas kesehatan.
"Ini adalah tahun petugas kesehatan dan perawatan. Dan kami tahu bahwa sebelum pandemi, ada kekurangan setidaknya 18 juta pekerja kesehatan, dan saat kami bekerja untuk mengakhiri pandemi dan memulihkan bersama, petugas kesehatan dan perawatan harus datang pertama.
"Kita harus memastikan bahwa mereka dilatih, dilindungi, dan didukung untuk melakukan pekerjaan mereka dengan aman dan efektif," tukas Tedros.