İqbal Musyaffa
05 Juli 2019•Update: 06 Juli 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia berdasarkan survei pemantauan harga bulan Juli memprediksi inflasi pada bulan ini akan kembali rendah dengan perkiraan 0,12 persen secara bulanan dan 3,12 persen secara tahunan.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan inflasi Juli akan lebih rendah dari inflasi bulan Juni yang sebesar 0,55 persen dan inflasi Mei yang sebesar 0,68 persen.
“Pada Mei dan Juni inflasi terkait dengan pola musimannya dengan adanya Ramadan dan Idul Fitri,” ungkap Perry di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan pada bulan Juli ini beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami inflasi kini mulai turun harganya sehingga terjadi deflasi seperti daging ayam ras, bawang merah, dan bawang putih.
“Tarif angkutan antar kota juga deflasi 0,08 persen jadi inflasi kembali pada polanya yang rendah dan terkendali,” lanjut Perry.
Perry juga menegaskan kondisi ini mengkonfirmasi perkiraan BI bahwa inflasi sepanjang tahun ini akan lebih rendah dari titik tengah sasaran 3,5 persen.