İqbal Musyaffa
21 Oktober 2019•Update: 21 Oktober 2019
JAKARTA (AA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dalam pembukaan perdagangan pada pekan pertama setelah Presiden Joko Widodo dilantik menjadi presiden untuk periode kedua.
Pada pra perdagangan Senin, IHSG menguat 0,25 persen atau 15,942 poin ke posisi 6.207,889 dan indeks LQ45 menguat 3,9 poin (0,4 persen) ke level 978,553.
Kemudian pada pembukaan perdagangan IHSG menguat 26 poin (0,43 persen) ke posisi 6.218 dengan indeks LQ45 menguat 5 poin (0,5 persen) ke 979,971.
Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pada Senin pagi berada pada level Rp14.125.
Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan penguatan IHSG pada pembukaan didorong oleh eforia telah dilantiknya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin periode 2019-2024.
Selain itu, pasar juga antusias menanti pengumuman kabinet yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo yang rencananya akan dilakukan pada pagi hari ini.
“Penguatan IHSG terjadi walaupun indeks Wall Street turun 0,95 persen dalam penutupan perdagangan Jumat pekan lalu,” ujar Edwin melalui pesan singkat, Senin.
Menurut dia, penguatan IHSG juga terjadi di tengah turunnya harga komoditas timah 1,02 persen, minyak turun 0,39 persen, dan emas turun 0,33 persen serta di tengah jatuhnya bursa Asia pada Senin pagi.
“Mengetahui IHSG akan kembali menguat, kami semakin antusias memberikan rekomendasi agar investor melakukan trading harian atas saham dari sektor bank, pakan ternak, retail, rumah sakit, konstruksi, dan otomotif,” ungkap Edwin.