İqbal Musyaffa
10 April 2018•Update: 11 April 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta pada Selasa membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp440 miliar.
Dividen yang dibagikan tersebut, menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, merupakan 20 persen dari laba bersih perseroan dengan jumlah total Rp2,2 triliun sepanjang tahun 2017.
Desi mengatakan, laba bersih yang dibukukan tahun 2017 meningkat sebesar 16,46 persen dari laba bersih tahun 2016 dengan jumlah Rp 1,89 triliun.
Pencapaian laba bersih ini, menurut dia, didukung oleh pencapaian pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar Rp8,92 triliun dengan kontribusi pendapatan tol sebesar Rp8,28 triliun.
Kemudian, Desi menambahkan, pendapatan dari usaha lain sepanjang 2017 sebesar Rp640,40 miliar.
“Pencapaian laba bersih juga didukung oleh upaya pengendalian beban usaha yang tercermin dari pencapaian EBITDA Margin sebesar 61,43 persen yang meningkat 2,24 persen dari tahun 2016 sebesar 59,2 persen,” urai Desi.
Selain itu, Desi menambahkan, pencapaian laba bersih juga ditopang oleh upaya perseroan dalam mengendalikan beban bunga seiring dengan akselerasi pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan.
“Jasa Marga juga telah melakukan terobosan dalam mencari inovasi sumber pendanaan yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik,” tambah dia.
Inovasi pembiayaan tersebut, terang Desi, antara lain melalui sekuritisasi pendapatan tol Jagorawi, Project Bond Ruas JORR W2 Utara, serta Global Bond (Komodo Bond) yang merupakan obligasi pertama berdenominasi rupiah yang dijual di pasar global oleh perusahaan Indonesia.