İqbal Musyaffa
17 Mei 2018•Update: 18 Mei 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah telah membayar subsidi energi untuk listrik dan BBM hingga April tahun ini sebesar Rp39,2 triliun dari total realisasi belanja nonkementerian/lembaga sebesar Rp165,1 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, mengatakan pemerintah konsisten membayar subsidi energi untuk mendukung pembiayaan Pertamina dan PLN selaku BUMN yang menyediakan kebutuhan energi untuk masyarakat.
“Total subsidi BBM yang dibayar ke Pertamina sebesarRp26 triliun termasuk kurang bayar Rp12,3 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp13,2 triliun termasuk kurang bayar Rp3 trilun,” jelas Menteri Sri.
Sementara itu, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan, sisa utang subsidi energi yang sudah dibayar pemerintah kepada Pertamina sebesar Rp22 triliun dan PLN sebesar Rp7,3 triliun.
“Kurang bayar subsidi energi akan dilunasi hingga 2019 mendatang,” jelas dia.