Adelline Tri Putri Marcelline
19 Mei 2021•Update: 19 Mei 2021
JAKARTA
Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan tren perbaikan memasuki kuartal II tahun 2021.
Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan hal ini tercermin dari tingkat kepercayaan masyarakat yang mulai pulih di bulan Maret-April 2021.
Kata Panji, pulihnya tingkat kepercayaan tersebut dipengaruhi beberapa faktor seperti menurunnya jumlah kasus Covid-19 harian serta perkembangan proses vaksinasi.
“Untuk pertama kalinya dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi sudah optimis,” Kata Panji dalam Media Gathering Virtual Economic Outlook & Industri Kuartal II 2021, Rabu.
Dia mengatakan, hal itu pula yang memicu terjadinya peningkatan belanja konsumen terutama pada periode menjelang perayaan Libur Lebaran 2021.
Di sisi lain, Panji mengatakan aktivitas investasi juga menunjukkan pemulihan.
Hal ini, menurut dia, terindikasi dari meningkatnya impor bahan baku dan barang modal sebesar 10,2 persen secara tahunan dan 11,5 persen secara tahunan sepanjang kuartal I 2021.
“Impor bahan baku dan barang modal sudah tumbuh positif,” ujar dia.
Kemudian lanjut dia, aliran investasi langsung atau Penanaman Modal Asing (PMA) pada periode yang sama juga menunjukkan pertumbuhan positif yakni naik 14 persen.
Panji menuturkan pulihnya konsumsi dan investasi inilah yang nantinya akan menopang pemulihan ekonomi ke depan.
“Itu sinyal yang kita yakini dan harapkan terus berlangsung untuk tiga kuartal ke depan sehingga laju pertumbuhan ekonomi positif dan sesuai harapan bersama,” jelas dia.