İqbal Musyaffa
08 Februari 2018•Update: 08 Februari 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia (BI) mengumumkan cadangan devisa Indonesia pada bulan Januari meningkat menjadi USD131,98 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan jumlah tersebut lebih besar dari cadangan devisa Desember lalu yang sebesar USD130,2 miliar.
“Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa yang berasal dari pajak dan hasil ekspor migas bagian pemerintah,” ujar Agusman dalam keterangan resmi, Rabu malam.
Selain itu bertambahnya cadangan devisa juga berasal dari penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.
Posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2018 tersebut ujar Agusman, cukup untuk membiayai 8,5 bulan impor atau 8,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” ungkap Agusman.