02 Oktober 2017•Update: 02 Oktober 2017
Handan Gunes
ISTANBUL
Majelis Ekportir Turki
(TIM) merilis data ekspor Turki bulan September 2017.
Menurut data tersebut, ekspor periode September 2017 bila
dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY), meningkat
8,9 persen menjadi USD11,3 miliar.
Pada periode Januari-September 2017, ekspor tercatat meningkat
10,6 persen menjadi USD114,6 miliar, sedangkan untuk 12 bulan terakhir ekspor
meningkat 9 persen menjadi USD153,2 miliar.
Pada bulan September tahun ini, industri otomotif
menyumbang ekspor senilai USD2,1 miliar, menjadikannya sektor dengan nilai
ekspor terbesar.
Sektor kedua penyumbang ekspor terbesar adalah produk pakaian
jadi dan konfeksi dengan nilai USD1,2 miliar serta produk zat kimia dengan
nilai ekspor USD1,2 miliar.
Peningkatan terbesar pada bulan September terjadi pada
sektor kapal dan kapal pesiar yang meningkat 420,9 persen.
Kelompok industri mendominasi 82 persen dari total ekspor
Turki, yang meningkat secara 8,9 persen YoY menjadi USD9,3 miliar.
Dari data yang sama juga
dilaporkan, ekspor ke 139 negara meningkat. Lima negara
pertama dengan tujuan ekspor terbanyak bagi Turki adalah Jerman, Inggris, Amerika
Serikat, Italia, dan Irak.
Kenaikan tertinggi dari 20 negara tujuan ekspor pertama
dialami oleh Rusia, dengan kenaikan 54 persen.
Pada bulan September, ekspor terbanyak Turki dilakukan ke
Jerman. Jumlah ekspor ke Jerman pada bulan September adalah USD 1,2 miliar,
sementara ekspor Turki ke Uni Eropa meningkat 10,2 persen pada bulan September.