Chandni
13 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Murat Kaya, Basak Akbulut Yazar dan Muhammed Enes Can
ISTANBUL
Pengemudi-pengemudi taksi di Turki pada Senin berunjuk rasa menentang perusahaan transportasi online Uber di hadapan sebuah pengadilan di Istanbul. Aksi ini datang di tengah tantangan-tantangan legal yang sedang dihadapi Uber di Turki.
Demonstrasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengemudi Taksi Istanbul (ITEO) di halaman pengadilan Caglayan itu diikuti pengunjuk rasa yang membawa spanduk bertuliskan slogan-slogan seperti "Uber = Maling Global" dan "Uber keluarlah dari negara kami".
Supir-supir taksi yang lalu lalang juga datang untung mendukung aksi protes itu.
Ketua ITEO Eyup Aksu mengatakan mereka bukan hanya angkat suara untuk menentang Uber, namun juga untuk melindungi hak dan keamanan publik.
"Semua sudah tahu kami para pengemudi taksi sudah berjuang bertahun-tahun melawan taksi-taksi ilegal yang tak berizin. Aktivitas Uber adalah bentuk lain dari transportasi taksi secara ilegal. Situasi ini tidak hanya meresahkan pengemudi taksi, namun semua pihak yang menjunjung kepentingan negara," jelasnya.
Aksi juga mendorong agar penduduk tidak menggunakan "sistem transportasi ilegal yang dibentuk oleh Amerika."
Asosiasi Pengemudi Taksi Terpadu melayangkan tuntutan terhadap Uber di Turki dan meminta pemerintah tidak memberikan mereka izin menawarkan layanan transportasi.
Pengadilan ditetapkan untuk tanggal 4 Juni nanti, setelah hakim mengatakan ingin membaca laporan ahli mengenai isu ini.