İqbal Musyaffa
04 Maret 2019•Update: 04 Maret 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyambut baik ditandatanganinya kesepakatan kerja sama ekonomi komprehensif Indonesia-Australia CEPA.
Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengatakan dengan kesepakatan CEPA ini diharapkan akan meningkatkan perdagangan sekitar 17 sampai 19 persen per tahun dari sebelumnya sebesar USD8,6 miliar pada 2018.
Rosan mengatakan kerja sama Indonesia-Australia CEPA juga dapat meningkatkan investasi dan pengembangan kualitas manusia di Indonesia.
“Investasi diharapkan tidak hanya pada pertambangan saja, tapi juga pendidikan yang investasinya akan lebih terbuka,” jelas Rosan seusai penandatanganan Indonesia-Australia CEPA di Jakarta, Senin.
Akan tetapi, Rosan menambahkan pengusaha berharap investasi Australia juga akan menyebar ke sektor lainnya tidak hanya pertambangan dan keuangan saja, tetapi juga pada kesehatan dan farmasi.
Dia mengatakan meskipun Indonesia-Australia CEPA akan meningkatkan investasi, namun tetap harus mengacu pada daftar negatif investasi, tanpa pengecualian.
Rosan mengatakan terkait pengembangan sumber daya manusia juga diharapkan akan meningkat melalui transfer teknologi terutama lewat pendidikan vokasi.
“Harapan dari dunia usaha sangat tinggi dengan IA-CEPA ini,” ungkap dia.
Rosan mengatakan produk Indonesia yang masuk ke Australia akan semakin banyak dengan harga yang kompetitif karena adanya penurunan tarif yang signifikan hingga 100 persen sehingga produk Indonesia akan semakin kompetitif di pasar Australia.