Umar Idris
06 April 2020•Update: 06 April 2020
ANKARA
Harga minyak mentah dunia kembali turun pada hari Senin karena pertemuan antara anggota OPEC dan negara-negara anggota penghasil minyak non-OPEC yang dijadwalkan untuk hari Senin ditunda hingga Kamis.
Penundaan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah organisasi tersebut dapat menyetujui pengurangan produksi yang lebih banyak agar harga minyak kembali menguat.
Harga minyak Brent yang menjadi patokan internasional diperdagangkan pada USD30,23 per barel pada hari Senin, turun dari harganya Jumat sebesar USD30,55 per barel.
Sedangkan di pasar West Texas Intermediate berada di level USD27,85 per barel, atau turun dari harganya Jumat pada USD28,50 per barel.
Negara-negara penghasil minyak OPEC dan non OPEC atau disebut OPEC+ dijadwalkan akan bertemu pada hari Senin melalui teleconference dengan agenda membahas situasi pasar minyak global dan harga minyak mentah yang rendah.
Pertemuan tersebut ditunda hingga Kamis karena adanya ketegangan yang terus meninggi antara Arab Saudi, anggota OPEC, dan pemimpin non-OPEC Rusia, menurut laporan media.
Presiden AS Donald Trump, setelah berbicara dengan para pemimpin kedua negara itu pada 2 April, mengatakan ia mengharapkan kedua pemimpin itu menurunkan total produksi minyak mentah mereka sebanyak 10 hingga 15 juta barel per hari -sebuah langkah yang diperkirakan akan meningkatkan harga minyak sebesar 16 persen.
Kedua raksasa penghasil minyak itu pada hari ini gagal menyetujui pengurangan produksi yang lebih dalam dan lebih panjang menyusul rendahnya permintaan minyak rendah di seluruh dunia akibat penyebaran virus korona.
Harga minyak mentah dunia tercatat anjlok pada 30 Maret ke level terendah sejak 2002 karena konsumsi minyak yang rendah di seluruh dunia dan adanya peningkatan pasokan minyak global.