Fuat Kabakci
19 Agustus 2018•Update: 20 Agustus 2018
Fuat Kabakci
BEIJING
Tiongkok mendukung usaha Turki untuk keamanan nasional, stabilitas dan ekonomi ujar Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, setelah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, pada Sabtu melalui sambungan telepon.
Keduanya saling bertukar gagasan dalam komunikasi teleponnya. Wang mengatakan Tiongkok mendorong Kerja sama Strategis Tiongkok – Turki, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Tiongkok.
Wang juga menyemangati, bahwa Turki dengan dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan akan melewati masa-masa sulit ini. Dia pun berujar bahwa Tiongkok percaya Turki akan berkembang dengan stabil.
Tiongkok, dalam pernyataan itu, menegaskan kesiapannya untuk melindungi negara-negara berkembang dan melindungi hak-hak logis dari ekonomi yang berkembang.
Cavusoglu mengatakan Turki siap untuk memperkuat dialog strategisnya dengan Tiongkok, ungkap pernyataan tersebut.
“Kami berharap untuk dapat memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan dengan Tiongkok. Kami akan bergabung dengan ‘One Belt One Road’ lebih aktif,” kementerian Tiongkok mengutip menteri luar negeri Turki.
‘One Belt One Road’ - yang melibatkan Tiongkok, 11 negara anggota Uni Eropa dan lima negara Balkan - telah menjadi rencana perdagangan Tiongkok yang disebut-sebut ambisius. Proyek tersebut juga dianggap sebagai Jalur Sutra Baru.
Tiongkok secara signifikan meningkatkan investasinya di regional sejak memperkenalkan ‘One Belt One Road’ pada 2013, yang melibatkan proyek infrastruktur yang besar untuk menghubungkan Eurasian dengan Tiongkok.