Nicky Aulia Widadio
06 Desember 2018•Update: 06 Desember 2018
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Aparat gabungan TNI-Polri telah menemukan total 20 orang yang selamat dari penembakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Yigi dan Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.
Delapan orang di antaranya ditemukan Rabu, 5 Desember.
“Mereka ditemukan kemarin tapi baru bisa dilaporkan pagi ini karena keterbatasan alat komunikasi,” kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri Dax Sianturi, Kamis.
Dari delapan orang itu, tiga di antaranya telah lebih dulu dilaporkan dan dievakuasi pada Kamis pagi.
Ketiganya yakni Johny Arung yang merupakan pekerja PT Istaka Karya, serta Tarki dan Mateus yang merupakan pekerja bangunan di rumah dokter di Distrik Yigi.
Sedangkan lima orang yang baru dilaporkan selamat masih berada di lokasi kejadian.
Kelima orang ini juga merupakan pekerja bangunan di rumah dokter di Distrik Yigi.
“Data lima orang lainnya [pekerja bangunan di rumah dokter di Distrik Yigi] belum kami dapatkan,” kata Dax.
Sementara itu, 12 orang telah dievakuasi pada Selasa, 4 Desember lalu.
Dari 20 orang yang selamat itu, lima orang merupakan karyawan PT Istaka Karya, enam orang pekerja bangunan di Puskesmas Mbua, dua orang pekerja SMP Mbua, dan tujuh pekerja bangunan di rumah dokter Yigi.
Hingga Kamis pagi, 17 orang tercatat meninggal dunia.
Satu di antaranya merupakan prajurit TNI dan 16 lainnya adalah masyarakat sipil.
TNI dan Polri belum mengidentifikasi data korban yang meninggal dunia akibat penembakan oleh KKSB ini.
Kelompok Egianus Kogoya disebut bertanggung jawab atas pembunuhan ini.